PediatricsDIC's Blog

Cacar Air pada Anak

“Anak-anak terkena cacar air ?” tentu kita sering melihatnya. Bahkan kita mungkin juga pernah mengalaminya sendiri. Cacar air kita tentu familiar namun varisela, chicken pox,atau varicella zooster ? kita terkadang asing dengan istilah-istilah itu padahal nama-nama tadi punya penyebab yang sama dengan cacar air yang kita kenal. Tentu banyak pertanyaan yang kadang ingin kita tanyakan saat anak-anak kita atau kita sendiri terkena penyakit ini. Seperti apa bisa terkena penyakit ini lagi walau pernah kena, atau adakah imunisasinya dll”…..dll

Varisela berasal dari bahasa Latin, varicella. Di Indonesia penyakit ini dikenal dengan istilah cacar air, sedangkan di luar negeri terkenal dengan nama chicken-pox.

  • Varisela adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh virus Varicella zoster, ditandai oleh erupsi yang khas pada kulit.
  • Pada umumnya menyerang anak-anak, tapi dapat juga terjadi pada orang dewasa yang belum pernah terkena sebelumnya
  • Banyak menyerang anak usia sekolah dasar (antara 5-9 tahun). Penularan memang cukup sering terjadi antar teman sekolah
  • Bersifat sangat menular dengan masa penularan antara 1 hari sebelum timbul ruam sampai 7 hari setelah munculnya gejala
  • Penularan dapat terjadi melalui: Kontak langsung dan Percikan ludah (droplet infection)
  • Masa inkubasi (masa sejak terpapar oleh virus sampai timbulnya gejala pertama) biasanya berkisar antara 2-3 minggu. “Cacar air dapat dicegah dengan pemberian zoster imun globulin (ZIG), yang didapat dari serum pasien yang mengalami penyembuhan dari herpes zoster, atau dengan varicella – zoster imun globulin (VZIG), yang diperoleh dari pool plasma yang mengandung titer antibodi spesifik yang tinggi. Bagi orang sehat, untuk pencegahan bisa dilakukan imunisasi dengan vaksin varisela zoster (Okastrain). Pada anak sehat usia 1 – 12 tahun diberikan satu kali, satu kali lagi diberikan pada masa pubertas untuk memantapkan kekebalan menjadi 60 – 80%. Setelah itu, untuk menyempurnakannya, diberikan sekali saat dewasa. Kekebalan yang didapat ini bisa betahan sampai 10 tahun.

    Secara umum, seluruh jenis penyakir herpes dapat menular melalui kontak langsung. Luka akibat infeksi yang terbuka akan mudah menularkan virus ke bagian tubuh lain atau ke orang lain kalau terjadi persentuhan.
    Khusus varisela zoster juga dapat ditularkan melalui udara, walau daya tularnya tidak sebesar cacar air. Jika seseorang tertular dan sebelumnya belum pernah sakit cacar air, ia akan terkena cacar air dulu dan tidak langsung herpes zoster. Gejalanya juga tidak sehebat herpes zoster.

    Persoalannya, tidak semua orang tahu apakah dirinya pernah menderita cacar air atau belum. Chicken pox (cacar air), terutama pada anak kecil, memang tidak selalu menimbulkan ruam di kulit sehingga terkadang tak disadari. Gejalanya mirip demam biasa yang beberapa hari kemudian sembuh sendiri. Namun, di saat ia dewasa, virusnya tiba-tiba langsung menyerang sebagai herpes zoster dengan gejala lebih berat.

    Lokasi munculnya gelembung di kulit sebenarnya mengikuti area persarafan yang selama itu menjadi tempat varisela zoster mendekam. Maka lokasinya juga sama dengan lokasi serangan ketika cacar air dulu. Serangan bisa terjadi pada satu atau beberapa area persarafan sekaligus. Inilah yang menyebabkan serangannya bisa meluas ke beberapa bagian tubuh, termasuk ke bagian kepala. Namun,, kebanyakan hanya menyerang area persarafan di sekitar dada.

    Mengingat umumnya muncul di satu sisi tubuh, ada mitos menyatakan, jika serangan sampai terjadi di dua sisi, penderita sudah mendekati pintu surga. Jangan takut, ini cuma mitos. Namun bisa diartikan juga, jika herpes zoster sudah menyerang beberapa area persarafan, penyakitnya memang tergolong parah. Apalagi jika usia penderita masih tergolong muda.

    Virus Varicella zoster juga menginfeksi sel satelit di sekitar neuron pada ganglion akar dorsal sumsum tulang belakang. Dari sini virus bisa kembali menimbulkan gejala dalam bentuk herpes zoster.
    Cepatnya penanganan herpes zoster penting agar tidak menimbulkan gejala sisa, yang disebut nyeri pascaherpes atau postherpetic neuralgia.

    Penyakit ini merupakan episode lanjutan dari herpes zoster yang diusahakan jangan sampai terjadi. Sebab, penderitaannya hebat dan bisa bertahun-tahun.

    Terjadinya nyeri pascaherpes disebabkan lambatnya pengobatan saat varisela zoster bikin ulah. Akibatnya, virus sempat merusak atau terjadi disfungsi sementara jaringan saraf di sekitarnya. Jika gejala ini terlanjur terjadi, kulit yang terkena sentuhan sedikit saja bisa menimbulkan nyeri. Atau, kadang saraf memancarkan sinyal nyeri terus-menerus. Sekitar 75% penderita nyeri ini mengaku, rasanya seperti terbakar.

    Faktor usia sangat menentukan kerentanan serangan nyeri pascaherpes. Semakin tua seseorang saat terkena herpes zoster, semakin besar kemungkinannya menderita nyeri. Jumlah mantan penderita herpes zoster yang berlanjut ke nyeri pascaherpes kira-kira 10 – 15% populasi. Di atas 50 tahun kemungkinannya menjadi 40%, di atas 60 tahun jadi 50%, dan di atas 80 tahun menjadi 80% dari populasi.

    Situs internet StopPain.Org memuat penelitian mutakhir yangmenunjukkan, kaum lanjut usia dengan gangguan saraf akibat penuaan atau diabetes (neuropati) lebih mudah terkena nyeri pasca herpes. Menariknya, kebanyakan penderita diabetes dengan neuropati tidak akan menyadari kondisi sarafnya itu sebelum terkena herpes zoster.

    Penderita herpes zoster berusia muda yang terkena serangan parah, misalnya sampai ke mata, semakin besar kemungkinannya terkena nyeri pascaherpes. Pada serangan yang sampai menuju ke mata ini, biasanya disarankan untuk berobat juga ke dokter mata, agar kerusakan saraf di sekitarnya dapat dicegah. Kerusakan saraf yang disebabkan herpes zoster sangat sulit dipulihkan – jika tidak bisa dibilang tidak akan bisa sembuh.Setiap pasien juga punya pengobatan sendiri yang berbeda tergantung kecocokannya. Untuk kasus seperti ini, dokter spesialis kulit tidak bekerja sendirian lagi. Ahli lain juga dilibatkan seperti ahli saraf, rehabilitasi medik, bahkan psikiatri. Psikiatri dilibatkan, karena derita nyeri berlebihan bisa mengakibatkan depresi.

    Gejala-gejala cacar air adalah:

    • Munculnya ruam-ruam di kulit
      Cacar air ditandai dengan bintik-bintik merah berupa gelembung berisi gelembung cairan bening yang muncul setelah 24 jam terinfeksi virus herpes varicella-zoster. Bintik-bintik merah yang muncul di kulit penderita disebut dengan ruam. Ruam tersebut biasanya menimbulkan rasa gatal. Bekas ruam yang ditimbulkan itu pada umumnya akan hilang, tetapi ruam yang terkena infeksi dan merusak lapisan kulit biasanya membekas di kulit. Ruam yang terinfeksi akan bernanah. Lalu akan timbul lepuh kemerahan di punggung dan kepala, yang mudah pecah. Pecahnya ruam, menyebabkan cairan keluar dan terbentuklah keropeng. Ruam menyebar ke muka dan jarang ke tungkai dan lengan. Lepuh akan berlanjut 3-4 hari.
      Kadang-kadang dijumpai ulkus (luka) pada membran mukosa mulut, alat genital dan mata. Gatalnya ruam menyebabkan penderita menggaruknya yang menyebabkan infeksi, keropeng dan menimbulkan infeksi baru.
    • Demam, kepala terasa agak sakit dan tidak enak badan
    • Suhu badan meningkat
    • Nafsu makan menghilang
    • Dalam kondisi parah, ruam-ruam dapat muncul di wajah dan anggota gerak, tangan, lengan, kaki dan lain-lain.

    Tips untuk mencegah cacar air, antara lain:

    • Menjaga kebersihan badan, pakaian dan lingkungan.
      Pakaian dan lingkungan kotor merupakan sumber dari penyakit. Badan yang kotor akan mudah terinfeksi oleh kuman penyakit.
    • Mengkonsumsi makanan bergizi
      Makanan bergizi membuat tubuh sehat dan berstamina kuat sehingga dapat menangkal serangan infeksi kuman penyakit
    • Menghindari sumber penularan penyakit cacar air
    • Imunisasi vaksin cacar air

    Perawatan terhadap penderita cacar air:

    • Mengganti baju penderita setiap hari
    • Menaburkan bedak antigatal pada bagian tubuh yang terkena cacar air untuk mengurangi rasa gatal dan agar ruam menjadi lebih cepat kering.
    • Memisahkan penderita dengan orang yang sehat agar cacar air tidak menular pada yang lain.
    • Mandi dengan menggunakan air hangat yang telah dicampur dengan obat antigatal setiap hari.
    • Memotong kuku agar tidak menggaruk ruam-ruam pada kulit, sehingga tidak timbul infeksi baru.
    • Memberikan kondisi nyaman pada penderita agar dapat beristirahat dengan nyaman dan mempercepat proses kesembuhan

    Kombinasi beberapa tanaman berkhasiat obat dapat diramu menjadi obat tradisional yang dapat mengatasi cacar air. Berikut ini adalah ramuan obat tradisional yang dapat digunakan untuk mengatasi cacar air:

    Pemakaian dalam :
    Resep 1 :
    30 gram temu lawak + 25 gram kencur + 15 gram asam jawa + 15 gram jahe, dicuci dan dipotong-potong, lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2-3 kali sehari.

    Resep 2 :
    2 buah mengkudu matang dicuci dan dijus, atau diparut dan diambil airnya, lalu diminum. Lakukan 2-3 kali sehari.

    Pemakaian luar :
    Resep 1 :
    Kunyit + daging buah asam (asam kawak) masing-masing secukupnya ditumbuk halus, tambahkan minyak kelapa secukupnya, dipanaskan sebentar, setelah dingin dioleskan pada bagian kulit yang terkena cacar air.

    Resep 2 :
    Daun asam dan kunyit masing-masing secukupnya dicuci dan dihaluskan, lalu dipakai untuk mengoles kulit yang gatal karena cacar air.

    Catatan : untuk perebusan gunakan periuk tanah atau panci enamel atau panci kaca.

    Pagi hari ini tidak seperti biasanya, anak tetangga sebelah rumahku terus-terusan menangis karena kesulitan buang air besar. Arya si anak lelaki berumur 2 tahun itu sedang menangis karena berjuang untuk mengejan di atas toilet kamar mandinya. Mukanya merah dan berlinang air mata karena ada ketakutan akan rasa sakit karena susahnya mengeluarkan. Berbagai cara dicoba oleh orang tua Arya, tetapi ternyata faktor psikologis atau ketakutan akan rasa sakit akibat mengejan itu masih ada di diri Arya.

    Untuk lebih jelasnya maka akan dibahas pada tulisan berikut ini.

    Sembelit Pada Anak
    DEFINISI
    Sembelit mengacu pada tertundanya atau kesulitan dalam membuang kotoran atau peningkatan dalam ukuran dan kerasnya kotoran.

    • Sembelit merupakan hasil dari kebiasaan makan makanan yang tidak mengandung cairan dan serat.
    • Kotoran yang padat atau besar dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada perut dan dapat merobek anus.
    • Menambahkan serat dan cairan pada makanan, merubah kebiasaan, obat pencuci perut dan suntikan urus-urus bisa membuat nyaman.

    Orangtua seringkali mengkhawatirkan buang air besar anaknya. Meskipun begitu, kebanyakan sembelit tidak berakibat serius dan harus diperhatikan hanya ketika mengeluarkan kotoran terasa sakit sekali dan menyebabkan tertahannya kotoran atau ketika sembelit menyebabkan gejala-gejala lainnya.

    Banyak dan kentalnya kotoran yang berubah-ubah pada masa kanak-kanak, dan tidak adanya frekwensi dan jenis kotoran yang tetap adalah ‘normal’. Bayi yang baru lahir biasanya buang air besar empat kali sehari atau lebih lembek, kuning, dan kotoran berbiji setiap harinya. Bayi yang menyusu biasanya buang air besar lebih sering disbanding bayi yang minum susu formula dan buang air besar tiap kali setelah menyusu. Setelah satu atau dua bulan, beberapa bayi dengan ASI buang air besar lebih jarang, tetapi tinja tetap lembek atau seperti bubur. Setelah 1 tahun, kebanyakan anak-anak buang air besar satu hingga dua kali sehari yang lunak dan berbentuk.

    Pada anak yang lebih besar, sembelit didefinisikan sebagai mengeluarkan kotoran yang keras yang menyebabkan rasa tidak nyaman. Hal ini lebih sering disebabkan kekurangan jumlah serat pada makanan.

    Sembelit sangat umum diantara anak-anak. Meskipun sembelit jarang menyebabkan masalah serius yang parah, anak yang buang air besar lebih sedikit dibandingkan hari-hari lainnya, yang kotorannya keras dan banyak, atau yang kelihatan tidak nyaman ketika membuang air besar harus dievaluasi oleh seorang dokter. Sembelit kronis bisa menimbulkan masalah air kencing seperti infeksi saluran kencing dan mengompol (enuresis).

    PENYEBAB
    Penyebab paling umum pada sembelit adalah masalah makanan dan pola makan. Seringkali, makanan anak mengandung jumlah cairan dan serat yang tidak cukup (seperti dari buah-buahan, sayur-mayur, dan padi-padian). Kekurangan pada cairan dan serat menyebabkan kotoran menjadi keras dan sulit unruk dikeluarkan.

    Banyaknya kotoran bisa menyebabkan ketidaknyamanan pada perut, rasa sakit pada dubur waktu buang air besar, atau keduanya. Juga, saluran pada kotoran keras dan banyak bisa merobek anus (anal fissure), yang terasa sakit sekali dan bisa menghasilkan lapisan berdarah merah terang pada bagian luar kotoran atau pada kertas toilet. Karena gejala-gejala ini, atau karena si anak tidak ingin ambil waktu untuk buang air besar, beberapa anak menolak buang air besar (pola menahan kotoran). Dengan pola menahan kotoran berlanjut, sembelit bertambah parah, kadangkala menjadi lingkaran ganas.

    Kotoran keras (fecal impaction)dalam jumlah besar mengisi dubur, bisa meluas, yang bisa mengurangi sensasi keinginan buang air besar. Keluarnya kotoran dari atas kotoran yang keras kemudian bisa membasahi sekitar massa kotoran ke celana dalam si anak, yang bisa menyebabkan orangtua berpikir anak tersebut diare ketika masalah aktual adalah sembelit.

    Sembelit yang sudah ada sejak lahir dan sembelit yang tidak hilang setelah pengobatan menimbulkan kerusakan fisik, seperti penyakit hirschsprung.

    PENGOBATAN
    Sembelit ringan bisa diobati dengan menambah jumlah serat pada makanan anak dan memastikan hidrasi baik. Jika si anak tidak menkonsumsi makanan berserat tinggi, suplemen serta (psyllium) dapat diberikan.

    Merubah perilaku makan juga hal yang penting. Setelah makan makanan, tubuh bereaksi untuk mengeluarkan tinja. Disebut gerak refleks gastro-colic. Seringkali, seorang anak mengabaikan tanda-tanda dari refleks dan menunda buang air besar. Menunda buang air besar menyebabkan kerasnya kotoran dan menyebabkan sembelit. Merubah teknik kebiasaan menguntungkan refleks ini. Dudukan anak pada toilet untuk 5 sampai 10 menit setelah makan membantu melatih saluran pencernaan, membentuk kebiasaan bertoilet, dan mendorong lebih membiasakan buang air besar.

    Jika sembelit tidak bereaksi kepada makanan dan perubahan tingkah laku, dokter bisa menganjurkan obat-obatan tertentu yang dapat membantu melunakkan kotoran dan meningkatkan gerakan spontan pada alat pencernaan. obat-obatan yang termasuk senna, magnesium hidroksida, dan polyethylene glycol.

    Enema pellunak tinja adalah sebuah pilihan untuk anak yang memiliki feses keras. Meskipun begitu, mereka harus digunakan hanya kadangkala dan di bawah petunjuk dokter.

    Nah ini ada salah satu contoh obat yang dapat diberikan pada anak untuk mengatasi sembelit. Biasanya mama saya memberikan obat ini apabila adek saya yang berumur 3 tahun kesusahan untuk buang air besar.

    KOMPOSISI

    Setiap tube Microlax (5 ml) mengandung :

    1. Natrium Lauril Sulfoasetat 0,045 g
    2. PEG 400 0,625 g
    3. Sorbitol 4,465 g
    4. Natrium Sitrat 0,450 g
    5. Asam Sorbat 0,005 g
    Air murni sampai dengan 6,250 g.

    CARA KERJA

    Microlax memiliki 3 cara kerja sekaligus yaitu :

    1. Na lauril sulfoasetat à menurunkan tegangan permukaan feses sehingga feses mudah terbasahi
    2. Sorbitol, Na Sitrat à menyerap air ke dalam usus besar / rektum untuk melunakkan feses yang keras
    3. PEG 400 à melumasi rektum sehingga feses mudah dikeluarkan

    Dari 3 mekanisme kerja tersebut Microlax akan mempermudah buang air besar

    INDIKASI / KEGUNAAN

    Microlax membantu mengatasi masalah susah buang air besar atau konstipasi yang dialami oleh anak, dewasa, ibu hamil dan lansia. Microlax diindikasikan untuk susah buang air besar karena berbagai macam sebab misalnya enteroparesis (penyakit usus yang tidak diketahui sebabnya), lemahnya otot perut, factor makanan, kurang bergerak, dan lain-lain.

    ATURAN PAKAI

    Untuk anak usia diatas 3 tahun dan dewasa diberikan 1 tube. Untuk anak usia 1-3 tahun cukup diberikan ½ tube.

    PERINGATAN & PERHATIAN

    1. Pencahar hanya digunakan bila benar-benar diperlukan, hanya untuk penggunaan jangka pendek
    2. Jangan digunakan pada penderita wasir akut & orang yang mengalami peradangan pada usus besar

    EFEK SAMPING

    Microlax aman untuk digunakan, belum pernah ada laporan adanya efek samping. Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan diare dan kekurangan cairan.

    KONTRAINDIKASI

    Kontraindikasi Microlax adalah pada penderita wasir yang akut dan pada penderita yang mengalami perdarahan karena radang usus besar.

    KEUNGGULAN MICROLAX

    1. Microlax® bekerja CEPAT mengatasi sembelit (kurang dari 15 menit masalah Buang Air Besar dapat teratasi)
    2. Microlax® AMAN karena bekerja lokal & tidak diserap oleh tubuh sehingga dapat digunakan oleh anak-anak, dewasa,
    ibu hamil & orang lanjut usia.
    3. Microlax® TIDAK MENYEBABKAN PERUT MELILIT, karena Microlax® bekerja pada feses dan bukan pada usus besar.
    4. Microlax® NYAMAN & MUDAH digunakan, karena aplikatornya elastis dan lembut.
    5. Microlax® tidak menyebabkan GANGGUAN PENYERAPAN NUTRISI.
    6. Microlax® TIDAK MENYEBABKAN KETERGANTUNGAN

    Produk yang ada di pasaran saat ini (Kompetitor) :

    1. Dapat menyebabkan ketergantungan & perut melilit karena bekerja merangsang kontraksi usus besar.
    2. Kerjanya lama, perlu waktu 6-8 jam (tablet/suspensi) dan 30-120 menit (suppositoria).
    3. Dapat menyebabkan gangguan penyerapan nutrisi.

    SEDIAAN & KEMASAN

    Gel / cairan jernih agak kental 5 ml dikemas dalam tube

    HARGA

    Harga Jual Apotek berkisar antara Rp. 15.800,- sampai Rp. 17.875,-

    Kadang-kadang masyarakat kita lebih tertarik dengan pengobatan tradisional yang berasal dari tanaman-tanaman di sekitar. Begitu juga untuk mengobati buah hati mereka bermacam-macam obat menjelma di tengah masyarakat dan menjadi pilhan alternatif dalam pengobatan.

    Dan obat alami dari bahan-bahan herbal yang mudah ditemui di alam Indonesia untuk balita saya dapatkan informasinya disini.

    1. Air Kelapa Muda & Kopi Berkhasiat meredakan muntaber, karena air kelapa muda banyak mengandung mineral kalium, yang banyak keluar ketika anak muntaber. Dosisnya tak ada takarannya, terserah anda. Dicampur dengan sedikit kopi (seujung sendok saja).

    2. Brotowali (Putrawali, Andawali) Untuk pemakaian luar (dioleskan) bermanfaat menyembuhkan luka-luka dan gatal-gatal akibat kudis (scabies). Caranya, 2-3 jari batang brotowali dipotong kecil-kecil, rebus dengan 6 gelas air. Setelah mendidih, biarkan selama 1/2 jam. Saring air dan gunakan untuk mengobati luka serta gatal-gatal.

    3. Jeruk Nipis Untuk mencairkan dahak dan obat batuk anak. Caranya, campur 1 sendok makan air perasan jeruk nipis, 3 sendok makan madu murni, 5 sendok makan air matang, lalu di tim selama 30 menit. Takaran minum bayi : – anak usia 6 bulan – 1 tahun : 2 kali 1/2 sendok teh – anak usia 1-3 tahun : 2 kali 1 sendok teh – anak usia 4-5 tahun : 2 kali 1 1/2 sendok teh

    Cara lain, potong 1 buah jeruk nipis, peras airnya, taruh dalam gelas/cangkir. Tambahkan kecap manis, aduk. Takaran minum untuk anak 3 kali 1 sendok teh per hari.

    4. Kentang Untuk obat bisul. Caranya, parut kentang dan peras. Oleskan sari air dan parutan kentang segar dioleskan pada bisul 3-4 kali per hari. Bisa pula untuk ruam kulit yang disebabkan biang keringat atau keringat buntet (miliaria), karena sifat kentang yang mendingingkan.

    5. Banglai (bangle, panglai, manglai, pandhiyang) Untuk menenangkan bayi dan anak yang sering rewel pada malam hari, balurkan parutan bangle segar di kening dan badan anak.

    6. Minyak Zaitun Untuk mengobatai kerak kepala atau ketombe pada bayi (cradlle crap), sebanyak 1-2 kali per hari dioleskan pada kulit kepala.

    7. Lidah Buaya Untuk mengobati luka bakar pada bayi dan anak. Caranya dengan mengoleskan daging daun lidah buaya pada permukaan kulit yang luka bakar.

    8. Daun Pepaya Berkhasiat meningkatkan nafsu makan, menyembukan penyakit malaria, panas, beri-beri dan kejang perut. Caranya, daun pepaya muda ditumbuk, diperas, saring lalu minum airnya.

    9. Temulawak Untuk menambah nafsu makan. Caranya 150 gram temulawak dan 50 gram kunyit segar dikupas, iris tipis, rendam dalam 500 cc madu kapuk dalam toples tertutup selama 2 minggu. Setelah 2 minggu ramuan siap digunakan. Aturan minum 1 sendok makan madu temulawak dilarutkan dalam 1/2 cangkit air hangat, diminum pagi dan sore.

    10. Kencur Untuk meringankan batuk pada anak. Caranya 5 gram kencu sgar dicuci bersih, parut, lalu tambahkan 2 sendok makan air putih matang dan diaduk. Setelah disaring, tambahkan 1 sendok makan madu murni. Berikan 2-3 kali sehari.

    11. Adas Teh adas dapat dipakai untuk meringankan bayi yang menderita kolik atau yang kesakitan akibat keluarnya gigi. Untuk obat masuk angin dan kolik, caranya 1 sendok teh adas dilarukan dengan 1 cangkir air mendidih, aduk hingga larut. Setelah agak dingin, larutan dapat diminumkan pada bayi/anak dengan takaran : – usia 6 bulan-1 tahun : 2 kali 1/2 sendok teh – usia 1-3 tahun : 2 kali 1 sendok teh – usia 4-5 tahun : 2 kali 1 1/2 sendok teh

    Selain pemberian obat, anak kita juga butuh kasih sayang dan kesabaran kita.
    Semoga lekas sembuh anakku..

    Sampai saat ini, pengetahuan masyarakat masih sangat kurang terutama masalah obat. Dan gimana mengetahui obat apa yang cocok dan gak cocok untuk buah hati mereka.

    Contoh aja pengalaman ini:

    Christina kena demam. Tadi malem udah ke DSA, disana banyak mainan anak, sedang demam tinggi gitu semangat mainnya ga ilang. Ya udah sambil nunggu dipanggil dokter,  asyik main sliding dan nyusun2 balok. Tapi keliatan sih, agak kleyengan, pasti ada pusing kepala juga ya sayang? kasihan anak cantikku..Ga lama suster panggil nama neng, trus didalam ruang dokter ada dokter GOH, etnis china, masih cukup muda, disebelahnya ada dekstop besar yang mungkin berisi data-data pasiennya. Ga lama di periksa, cek dada, perut, rongga mulut, telinga dan mata. Akhirnya kesimpulan dokter sakit flu plus demam saja, ga ada komplikasi lain, Alhamdulillah, dikasi 3 macem obat sirup, katanya rasanya manis. Tapi mam sih udah kawatir aja  ga akan mau minum obatnya, semanis apapun kalo judulnya udah obat dari dokter, udah phobia duluan deh.

    Bener aja, dikasi obat setelah makan malem, semua dimuntahkan. Ga bersisa di perut, bahkan makan malemnya ikut keluar. Walah bingung deh, panasnya ga mau turun juga, masih sekitar 38 derajat. Akhirnya dikasi minum anget dan mam memohon “plis pretty please.. with sugar on the top.. you have to drink medicine..so you can get well..” yep pake english, sayankuw ngerti english dan indo campur2..
    akhirnya mauu, dan mintanya little saja. Ya udah deh, takaran obat diperkecil, biarlah daripada tak ada sedikitpun yang diminum. Dan ga lama, panasnya turun, bisa tidur nyenyak pula..aahhh capek, mam pap juga ikut tidur dah..

    Trus tadi cari-cari info untuk obat alami buat demam. Lain kali demam dan batuk-batuk sebelum tambah parah akan dicoba minum ramuan alami dulu deh. Juga cari literatur yang baik tentang obat kimia kedokteran, karena neng tergolong enggan minum obat kimia. Lalu obat macem apa dong untuk sakitnya, jika berulang? Yach, PR jadi ortu nambah terus deh..

    Ketemu disini . Informasi 7 0bat yang tidak boleh diberikan pada bayi dan anak.

    November 23rd, 2008 by Abu Muawiah

    7 Macam Obat yang Seharusnya Tidak Diberikan pada Bayi dan Anak-anak

    Bayi dan anak-anak lebih banyak menghadapi risiko tinggi terhadap reaksi obat, sehingga memberikan obat baik melalui resep maupun obat-obatan bebas pada bayi adalah suatu hal yang harus disikapi dengan serius. (Bahkan, hingga bayi Anda menginjak usia 6 bulan, lakukan konsultasi pada dokter sebelum Anda memberikan obat-obatan apapun, selain asetaminofen dengan dosis khusus untuk bayi, yang boleh diberikan begitu bayi Anda berusia lebih dari tiga bulan.
    Berikut ini adalah 7 jenis obat-obatan yang tidak boleh diberikan pada bayi dan anak-anak:

    1. Aspirin
    Jangan pernah memberikan aspirin atau obat-obatan lain yang mengandung aspirin pada bayi anda. Aspirin dapat membuat bayi rawan terkena Reye’s syndrome – sebuah sindroma yang jarang terjadi namun dapat menyebabkan terjadinya penyakit yang fatal. Jangan menganggap bahwa obat-obatan untuk anak-anak yang Anda temukan di apotek sudah bebas dari aspirin. Aspirin seringkali juga di sebut sebagai “salisilat” atau “acetylsalicylic acid.” Bacalah label obat dengan baik, dan ajukan pertanyaan pada dokter atau apoteker bila Anda tidak yakin apakah suatu produk bebas dari kandungan aspirin.

    2. Obat Anti Mual
    Jangan pernah memberikan obat anti mual (baik yang diresepkan maupun yang dijual secara bebas) pada bayi Anda kecuali dokter memberikan rekomendasi secara khusus. Kebanyakan gejala mual dan muntah pada anak tidak berlangsung lama, pada anak-anak dan bayi gejalan tersebut dapat ditangani tanpa obat-obatan tertentu. Sebagai tambahan, obat anti mual juga memiliki risijo dan dapat menyebabkan terjadinya komplikasi. (Bila bayi Anda muntah-muntah dan mulai mengalami dehidrasi, segera hubungi dokter Anda untuk minta nasihat apa yang harus Anda lakukan.)

    3. Obat-obatan untuk Orang Dewasa
    Memberikan obat yang diperuntukkan untuk orang dewasa dalam dosis yang lebih kecil adalah tindakan yang berbahaya. Bila dalam label obat tersebut tidak menunjukkan adanya dosis yang tepat untuk bayi seukuran anak Anda, jangan berikan obat tersebut pada bayi Anda.
    Obat-obatan Apapun yang Diberikan Untuk Orang Lain Atau Untuk Alasan yang Berbeda
    Obat-obatan dengan resep yang ditujukan untuk orang lain (seperti saudara kandung) atau untuk merawat penyakit yang berbeda akan tidak efektif atau bahkan berbahaya bila diberikan untuk bayi Anda. Berikan pada bayi Anda hanya obat-obatan yang memagn diresepkan untuk dirinya dalam kondisi yang spesifik.

    4. Obat yang Sudah Kedaluarsa
    Buang semua obat, baik obat resep maupun obat bebas sejenis, begitu obat-obatan tersebut kedaluarsa. Selain itu, buang juga obat-obat yang sudah berubah warna atau yang tabletnya sudah hancur—intinya buat semua obat-obatnya yang bentuknya sudah berubah sejak Anda membelinya. Setelah tanggal penggunaannya habis, obat-obat tersebut tidak lagi efektif dan dapat menjadi sangat berbahaya. Jangan buang obat-obatan lawas di lubang toilet, karena obat-obatan tersebut akan mengontaminasi air tanah dan pada akhirnya akan memengaruhi persediaan air minum Anda. Sebaiknya, bungkus dalam kotak atau tempat yang tidak dapat dibuka oleh anak-anak dan buang ke tempat sampah.

    5. Dosis Asetaminofen Tambahan
    Banyak obat-obat batuk dan pilek yang dijual secara bebas mengandung asetaminofen untuk membantu mengurangi demam dan rasa sakit, jadi hati-hatilah untuk tidak memberikan dosis asetaminofen tambahan pada bayi Anda. Bila Anda tidak yakin apa kandungan yang terdapat pada obat batuk dan pilek tertentu, tanyakan pada apoteker atau pada dokter anak Anda. Bila anak Anda telah meminum obat yang diresepkan oleh dokter, tanyakan dulu pada dokter anak Anda atau apoteker sebelum anda memberikan asetaminofen atau ibuprofen, untuk memastikan dosis tambahan tersebut boleh diberikan.

    6. Obat yang Dapat Dikunyah
    Tablet yang dapat dikunyah dapat menyebabkan bayi menghadapi bahaya tersedak. Bila bayi Anda telah makan makanan padat dan Anda ingin menggunakan tablet yang dapat dikunyah, sebaiknya Anda gerus dulu obat tersebut, lalu letakkan dalam sendok yang berisi makanan yang lembek, seperti yogurt atau saus apel. (Tentu saja, Anda harus memastikan bayi Anda memakan habis suapan dari sendok tersebut agar dosis yang diberikan bisa tepat).

    Catatan Khusus
    Dua jenis obat-obatan berikut ini tidaklah 100 persen dilarang, namun Anda harus berhati-hati dalam menimbang apakah Anda mau memberikan obat-obatan jenis ini pada bayi Anda.

    Obat-obatan Herbal
    Banyak obat-obat herbal (jamu) yang ringan dan aman, namun hanya karena obat-obatan ini terbuat dari sesuatu yang alami, atau dibuat dari tumbuh-tumbuhan, jangan menganggap bahwa obat-obatan jenis ini aman untuk bayi Anda. Produk-produk herbal dapat menyebabkan terjadinya reaksi alergi, kerusakan pada hati, dan meningkatnya tekanan darah. Dalam dosis tertentu, dan/atau bila dikombinasikan dengan obat-obatan yang salah, pemberian obat-obatan jenis ini dapat berakibat fatal. Konsultasikan dengan dokter anak Anda atau praktisi pengobatan alternatif yang Anda percaya sebelum memberikan obat-obatan herbal pada bayi Anda. Dan selalu beritahukan pada dokter Anda obat-obatan herbal apa yang dikonsumsi oleh bayi Anda sebelum ia memberikan resep obat.

    7. Obat Batuk dan Pilek yang Dijual Bebas
    Batuk akan membantu untuk membersihkan paru-paru bayi Anda, sehingga pemberian obat penekan batuk adalah sesuatu yang tdiak bermanfaat. Obat batuk dan pilek, termasuk juga dekongestan, tidak akan menyembuhkan bayi Anda. Yang dapat dilakukan oleh obat-obat tersebut hanyalah meredakan gejala yang mereka alami secara temporer. Dan obat-obatan tersebut mungkin dapat menyebabkan terjadinya efek samping yang tidak diinginkan, seperti gelisah dan mengantuk. Beberapa produk seperti ini juga cenderung tidak efektif, atau bahkan menyebabkan gejala awal yang telah terjadi malah semakin parah. Jadi bila bayi Anda tengah menderita selesma, pertama coba dulu pilihan-pilihan lain, seperti melembabkan ruangan dan memberikan lebih banyak ciaran. Lalu cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter Anda sebelum Anda menyambar obat batuk atau pilek yang dijual secara bebas. (WM)

    Marasmus adalah salah satu bentuk gizi buruk yang sering ditemui pada Balita. Penyebabnya multifaktorial antara lain masukan makanan yang kurang, faktor penyakit dan faktor lingkungan serta ketidaktahuan untuk memilih makanan yang bergizi dan keadaan ekonomi yang tidak menguntungkan. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gambaran klinis; untuk menentukan penyebab perlu anamnesis makanan dan penyakit lain.

    Pencegahan terhadap marasmus ditujukan kepada penyebab dan memerlukan pelayanan kesehatan dan penyuluhan yang baik. Pengobatan marasmus ialah pemberian diet tinggi kalori dan tinggi protein dan penatalaksanaan di rumah sakit yang dibagi atas: tahap awal, tahap penyesuaian dan rehabilitasi

    Marasmus ialah suatu bentuk kurang kalori-protein yang berat. Keadaan ini merupakan hasil akhir dari interaksi antara kekurangan makanan dan penyakit infeksi. Selain faktor lingkungan, ada beberapa faktor lain pada diri anak sendiri yang  dibawa sejak lahir, diduga berpengaruh terhadap terjadinya marasmus.

    ETIOLOGI

    Secara garis besar sebab-sebab marasmus ialah sebagai berikut:

    1) Masukan makanan yang kurang

    Marasmus terjadi akibat masukan kalori yang sedikit,  pemberian makanan yang tidak sesuai dengan yang dianjurkan akibat dari ketidaktahuan orang tua si anak; misalnya pemakaian secara luas susu kaleng yang terlalu encer.

    2) Infeksi

    Infeksi yang berat dan lama menyebabkan marasmus, terutama infeksi enteral misalnya infantil gastroenteritis, bronkhopneumonia, pielonephritis dan sifilis kongenital.

    3) Kelainan struktur bawaan

    Misalnya: penyakit jantung bawaan, penyakit Hirschprung, deformitas palatum, palatoschizis, micrognathia, stenosis pilorus, hiatus hernia, hidrosefalus, cystic fibrosis pancreas.

    4) Prematuritas dan penyakit pada masa neonatus

    Pada keadaan-keadaan tersebut pemberian ASI kurang akibat reflek mengisap yang kurang kuat.

    5) Pemberian ASI

    Pemberian ASI yang terlalu lama tanpa pemberian makanan tambahan yang cukup.

    6) Gangguan metabolik

    Misalnya: renal asidosis, idiopathic hypercalcemia, galactosemia, lactose intolerance.

    7) Tumor hypothalamus

    Jarang dijumpai dan baru ditegakkan bila penyebab marasmus yang lain telah disingkirkan.

    8) Penyapihan

    Penyapihan yang terlalu dini disertai dengan pemberian makanan yang kurang akan menimbulkan marasmus.

    9) Urbanisasi

    Urbanisasi mempengaruhi dan merupakan predisposisi untuk timbulnya marasmus; meningkatnya arus urbanisasi diikuti pula perubahan kebiasaan penyapihan dini dan kemudian diikuti dengan pemberian susu manis dan susu yang terlalu encer akibat dari tidak mampu membeli susu; dan bila disertai dengan infeksi berulang, terutama gastro enteritis akan menyebabkan anak jatuh dalam marasmus.

    PATOFISIOLOGI

    Sebenarnya malnutrisi merupakan suatu sindrom yang terjadi akibat banyak faktor. Faktor-faktor ini dapat digolongkan atas tiga faktor penting yaitu : tubuh sendiri (host), agent

    (kuman penyebab), environment (lingkungan). Memang faktor diet (makanan) memegang peranan penting tetapi faktor lain ikut menentukan. Gopalan menyebutkan marasmus adalah

    compensated malnutrition. Dalam keadaan kekurangan makanan, tubuh selalu berusaha untuk mempertahankan hidup dengan memenuhi kebutuhan pokok atau energi.

    Kemampuan tubuh untuk mempergunakan karbohidrat, protein dan lemak merupakan hal yang sangat penting untuk mempertahankan kehidupan; karbohidrat (glukosa) dapat dipakai oleh seluruh jaringan tubuh sebagai bahan bakar, sayangnya kemampuan tubuh untuk menyimpan karbohidrat sangat sedikit, sehingga setelah 25 jam sudah dapat terjadi kekurangan.

    Akibatnya katabolisme protein terjadi setelah beberapa jam dengan menghasilkan asam amino yang segera diubah jadi karbohidrat di hepar dan di ginjal. Selama puasa jaringan lemak dipecah jadi asam lemak, gliserol dan keton bodies. Otot dapat mempergunakan asam lemak dan keton bodies sebagai sumber energi kalau kekurangan makanan ini berjalan menahun. Tubuh akan mempertahankan diri jangan sampai memecah protein lagi setelah kira-kira kehilangan separuh dari tubuh

    GAMBARAN KLINIS

    Marasmus sering dijumpai pada usia 0 – 2 tahun. Keadaan yang terlihat mencolok adalah hilangnya lemak subkutan, terutama pada wajah. Akibatnya ialah wajah si anak lonjong, berkeriput dan tampak lebih tua (old man face). Otot-otot lemah dan atropi, bersamaan dengan hilangnya lemak subkutan maka anggota gerak terlihat seperti kulit dengan tulang. Tulang rusuk tampak lebih jelas. Dinding perut hipotonus dan kulitnya longgar. Berat badan turun menjadi kurang dari 60% beratbadan menurut usianya. Suhu tubuh bisa rendah karena lapisan penahan panas hilang.

    DIAGNOSIS

    Diagnosis marasmus dibuat berdasarkan gambaran klinis, tetapi untuk mengetahui penyebab harus dilakukan anamnesis makanan dan kebiasaan makan serta riwayat penyakit yang lalu.

    PENCEGAHAN

    Tindakan pencegahan terhadap marasmus dapat dilaksanakan dengan baik bila penyebab diketahui.

    Usaha-usaha tersebut memerlukan sarana dan prasarana kesehatan yang baik untuk pelayanan kesehatan dan penyuluhan gizi.

    1. Pemberian air susu ibu (ASI) sampai umur 2 tahun merupakan sumber energi yang paling baik untuk bayi.

    2. Ditambah dengan pemberian makanan tambahan yang bergizi pada umur 6 tahun ke atas.

    3. Pencegahan penyakit infeksi, dengan meningkatkan kebersihan lingkungan dan kebersihan perorangan.

    4. Pemberian imunisasi.

    5. Mengikuti program keluarga berencana untuk mencegah kehamilan terlalu kerap.

    6. Penyuluhan/pendidikan gizi tentang pemberian makanan yang adekuat merupakan usaha pencegahan jangka panjang.

    7. Pemantauan (surveillance) yang teratur pada anak balita di daerah yang endemis kurang gizi, dengan cara penimbangan berat badan tiap bulan

    PENGOBATAN

    Tujuan pengobatan pada penderita marasmus adalah pemberian diet tinggi kalori dan tinggi protein serta mencegah kekambuhan. Penderita marasmus tanpa komplikasi dapat

    berobat jalan asal diberi penyuluhan mengenai pemberian makanan yang baik; sedangkan penderita yang mengalami komplikasi serta dehidrasi, syok, asidosis dan lain-lain perlu

    mendapat perawatan di rumah sakit. Penatalaksanaan penderita yang dirawat di RS dibagi

    dalam beberapa tahap.

    Tahap awal yaitu 24-48 jam pertama merupakan masa kritis, yaitu tindakan untuk menyelamatkan jiwa, antara lain mengkoreksi keadaan dehidrasi atau asidosis dengan pemberian cairan intravena. Cairan yang diberikan ialah larutan Darrow-Glucosa atau Ringer Lactat Dextrose 5%. Cairan diberikan sebanyak 200 ml/kg BB/hari. Mula-mula diberikan 60 ml/kg BB pada 4-8 jam pertama. Kemudian 140 ml sisanya diberikan dalam 16-20 jam berikutnya.

    Tahap kedua yaitu penyesuaian. Sebagian besar penderita tidak memerlukan koreksi cairan dan elektrolit, sehingga dapat langsung dimulai dengan penyesuaian terhadap pemberian makanan. Pada hari-hari pertama jumlah kalori yang diberikan sebanyak 30-60 kalori/kg BB/hari atau rata-rata 50 kalori/kg BB/hari, dengan protein 1-1,5 g/kg BB/hari. Jumlah ini dinaikkan secara berangsur-angsur tiap 1-2 hari sehingga mencapai 150-175 kalori/kg BB/hari dengan protein 3-5 g/kg BB/hari. Waktu yang diperlukan untuk mencapai diet tinggi

    kalori tinggi protein ini lebih kurang 7-10 hari. Cairan diberikan sebanyak 150 ml/kg BB/hari. Pemberian vitamin dan mineral yaitu vitamin A diberikan sebanyak 200.000. i.u peroral atau 100.000 i.u im pada hari pertama kemudian pada hari ke duadiberikan 200.000 i.u. oral. Vitamin A diberikan tanpa melihat ada/tidaknya gejala defisiensi Vitamin A. Mineral yang perlu ditambahkan ialah K, sebanyak 1-2 Meq/kg BB/hari/IV atau dalam bentuk preparat oral 75-100 mg/kg BB/hari dan Mg, berupa MgS04 50% 0,25 ml/kg BB/hari atau megnesium oral 30 mg/kg BB/hari. Dapat diberikan 1 ml vit Bc dan 1 ml vit. C im, selanjutnya diberikan preparat oral atau dengan diet.

    Jenis makanan yang memenuhi syarat untuk penderita malnutrisi berat ialah susu. Dalam pemilihan jenis makanan perlu diperhatikan berat badan penderita. Dianjurkan untuk memakai pedoman BB kurang dari 7 kg diberikan makanan untuk bayi dengan makanan utama ialah susu formula atau susu yang dimodifikasi, secara bertahap ditambahkan makanan

    lumat dan makanan lunak. Penderita dengan BB di atas 7 kg diberikan makanan untuk anakdi atas 1 tahun, dalam bentuk makanan cair kemudian makanan lunak dan makanan padat.Antibiotik perlu diberikan, karena penderita marasmus sering disertai infeksi. Pilihan obat yang dipakai ialah procain penicillin atau gabungan penicilin dan streptomycin.

    Hal-hal yang lain perlu diperhatikan :

    a) Kemungkinan hipoglikemi dilakukan pemeriksaan dengan dextrostix. Bila kadar guladarah kurang dari 40% diberikan terapi 1-2 ml glukose 40%/kg BB/IV

    b) Hipotermi. Diatasi dengan penggunaan selimut atau tidur dengan ibunya. Dapat diberikan botol panas atau pemberian makanan sering tiap 2 jam. Pemantauan penderita dapat dilakukan dengan cara penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan serta tebal lemak subkutan. Pada minggu-minggu pertama sering belum dijumpai pertambahan berat badan. Setelah tercapai penyesuaian barulah dijumpai pertambahan berat badan. Penderita boleh dipulangkan bila terjadi kenaikan sampai kira-kira 90% BB normal menurut umurnya, bila nafsu makannya telah kembali dan penyakit infeksi telah teratasi. Penderita yang telah kembali nafsu makannya dibiasakan untuk mendapat makanan biasa seperti yang dimakan sehari-hari. Kebutuhan kalori menjadi normal kembali karena tubuh telah menyesuaikan diri lagi. Sementara itu kepada orang tua diberikan penyuluhan tentang pemberian makanan, terutama mengenai pemilihan bahan makanan, pengolahannya, yang sesuai dengan daya belinya. Mengingat sulitnya merawat penderita dengan malnutrisi, maka usaha pencegahan perlu lebih ditingkatkan.

    PROGNOSIS

    Malnutrisi yang hebat mempunyai angka kematian yang tinggi, kematian sering disebabkan oleh karena infeksi; sering tidak dapat dibedakan antara kematian karena infeksi atau karena malnutrisi sendiri. Prognosis tergantung dari stadium saat pengobatan mulai dilaksanakan. Dalam beberapa hal walaupun kelihatannya pengobatan adekuat, bila penyakitnya progesif kematian tidak dapat dihindari, mungkin disebabkan perubahan yang irreversibel dari set-sel tubuh akibat under nutrition.

    RINGKASAN

    Marasmus adalah salah satu bentuk gizi buruk yang paling sering ditemui pada balita terutama di daerah perkotaan. Penyebabnya merupakan multifaktorial antara lain masukan makanan yang kurang, faktor penyakit dan faktor lingkungan. Diagnosis ditegakkan berdasarkan gambaran klinis dan untuk menentukan penyebab perlu anamnesis makanan dan penyakit yang lalu.

    Pencegahan terhadap marasmus ditujukan pada penyebab dan memerlukan pelayanan kesehatan dan penyuluhan yang baik. Pengobatan marasmus ialah pemberian diet, tinggi kalori dan tinggi protein, dan penatalaksanaan di rumah sakit dibagi atas tahap awal, tahap penyesuaian, dan rehabilitasi

    Gizi buruk

    • PENGERTIAN

    Gizi buruk adalah keadaan dimana asupan gizi sangat kurang dari kebutuhan tubuh. Umumnya gizi buruk ini diderita oleh balita karena pada usia tersebut terjadi peningkatan energy yang sangat tajam dan peningkatan kerentanan terhadap infeksi virus/bakteri.

    Gizi buruk atau lebih dikenal dengan gizi di bawah garis merah adalah keadaan kurang gizi tingkat berat yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dari makanan sehari-hari dan terjadi dalam waktu yang cukup lama. Tanda-tanda klinis dari gizi buruk secara garis besar dapat dibedakan marasmus, kwashiorkor atau marasmic-kwashiorkor (RI dan WHO, Rencana Aksi Pangan dan Gizi Nasional 2001 – 2005, Jakarta, Agustus 2000). Masyarakat umum lebih mengenalnya dengan nama busung lapar.

    • ETIOLOGI

    1)      Penyebab langsung

    Makanan dan penyakit dapat secara langsung menyebabkan gizi kurang. Timbulnya gizi kurang tidak hanya dikarenakan asupan makanan yang kurang, tetapi juga penyakit. Anak yang mendapat cukup makanan tetapi sering menderita sakit, pada akhirnya dapat menderita gizi kurang atau bahkan gizi buruk. Termasuk pula anak yang tidak memperoleh cukup makan, maka daya tahan tubuhnya akan melemah dan akan mudah terserang penyakit.

    •Penyakit infeksi

    2) Penyebab tidak langsung

    • Kemiskinan keluarga (ketahanan pangan keluarga yang kurang memadai)

    Setiap keluarga diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan pangan seluruh anggota keluarganya dalam jumlah yang cukup baik jumlah maupun mutu gizinya. Namun kemiskinan kadang menjadikan hambatan dalam penyediaan pangan bagi keluarga

    • Tingkat pendidikan dan pengetahuan orang tua yang rendah

    • Pola pengasuhan anak kurang memadai.

    Setiap keluarga dan mayarakat diharapkan dapat menyediakan waktu, perhatian, dan dukungan terhadap anak agar dapat tumbuh kembang dengan baik baik fisik, mental dan sosial. Di masa modern ini pengasuhan anak kadang kita serahkan kepada pembantu yang belum tentu tahu perkembangan dan kebutuhan makan anak.

    • Pelayanan kesehatan yang kurang memadai

    Sistim pelayanan kesehatan yang ada diharapkan dapat menjamin penyediaan air bersih dan sarana pelayanan kesehatan dasar yang terjangkau oleh setiap keluarga yang membutuhkan. Berbagai kesulitan air bersih dan akses sarana pelayanan kesehatan menyebabkan kurangnya jaminan bagi keluarga. Pokok masalah gizi buruk di masyarakatKurangnya pemberdayaan keluarga dan kurangnya pemanfaatan sumber daya masyarakat berkaitan dengan berbagai faktor langsung maupun tidak langsung. Hal ini dapat ditanggulangi dengan adanya berbagai kegiatan yang ada di masyarakat seperti posyandu, pos kesehatan.  Akar masalah gizi burukKurangnya pemberdayaan wanita dan keluarga serta kurangnya pemanfaatan sumber daya masyarakat terkait dengan meningkatnya  pengangguran, inflasi dan kemiskinan yang disebabkan oleh krisis ekonomi, politik dan keresahan sosial yang menimpa Indonesia. Keadaan tersebut teleh memicu munculnya kasus-kasus gizi buruk akibat kemiskinan dan ketahanan pangan keluarga yang tidak memadai.

    • KLASIFIKASI GIZI BURUK

    1.Kurang kalori ( marasmus)

    Marasmus adalah kekurangan energy pada makanan yang menyebabkan cadangan protein tubuh terpakai sehingga anak kurus dan keriput.
    1) Etiologi :

    Penyebab utama dari kekurangan makanan yang mengandung kalori
    Penyebab umum:

    • Kegagalan menyusui anak : ibunya meninggal

    • Tidak adanya makanan tambahan

    2)     Tanada & gejala:

    Tampak sangat kurus, sehingga tulang terbungkus kulit,Wajah seperti orang tua,Cengeng, Kulit keriput , jari lemak subtikus sangat sedikit sampai tidak ada Perut cekung, Sering disertai penyakit kronis; diare kronik.

    3) Patofisiologi

    Defisiensi kalori yang lama

    Penghancuran jaringan lemak (kebutuhan energy)

    Menghilangnya lemak dibawah kulit

    Penciutan/pengecilan ototPelisutan tubuh yang menyeluruh

    2. Kurang protein ( kwashiorkor )

    Kwashiorkor adalah penyebab utama dari kekurangan makanan yang mengandung protein hewani. Penyakit ini biasanya diderita oleh golongan sosial ekonomi rendah.

    1) Etiologi :

    Defisiensi asupan protein

    2) Tanda & gejala

    Kegagalan pertumbuhan tampak dengan berat badan rendah maupun ada edema, Edema pada kaki, Wajah membulat dan sembab, Pandangan mata sayuü
    Cengeng,, Cracy papement, Rambut tipis kemerahan seperti warna rambut Pembesaran hati, Otot mengecil, lebih nyata bila diperiksa pada posisi berdiri dan duduk, Sering disertai infeksi anemia , diare.

    3.Kurang kalori dan protein ( marasmus – kwashiorkor )

    Etiologi, tanda dan gejalanya merupakan gabungan dari marasmus dan kwashiorkor.

    • PENATALAKSANAAN

    Makanan /minuman dengan biologic tinggi gizi kalori / protein. Pemberian secara bertahap dari bentuk dan jumlah mula – mula cair (seperti susu) lunak (bubur) biasa ( nasi lembek).

    Prinsif pemberian nutrisiØ

    1. Porsi kecil,sering,rendah serat, rendah laktosa

    2. Energy / kalori : 100 K kal / kg BB/ hari

    3. Protein : 1 – 1,5 g / kg BB / hari

    4. Cairan : 130 ml / kg BB / hari Ringan – sedang

    : 100 ml / kg BB / hari Edema Berat

    Obati / cegah infeksiØ

    Antibiotic

    a. Bila tampak komlikasi : Cotrymoksasol 5 ml

    b. Bila anak sakit berat : Ampicillin 50 mg / kg BB IM/ IV

    Setiap 6 Jam Selama 2 Hari

    Untuk Melihat kemajuan / perkembangan anakØ

    • Timbang berat badan setiap pagi sebelum diberi makan

    • Catat kenaikan BB anak tiap minggu

    KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN ANAK DENGAN GIZI BURUK

    I. PENGKAJIAN

    a) Identitas

    Meliputi nama, umur, jenis kelamin, alamat, pendidikan, pekerjaan, No Register, agama, tanggal masuk Rs , dll

    b) Keluhan utama

    Tidak ada nafsu makan dan muntah

    c) Riwayat penyakit sekarang

    Gizi buruk biasanya ditemukan nafsu makan kurang kadang disertai muntah dan tubuh terdapat kelainan kulit (crazy pavement)

    d) Riwayat penyakit dahulu

    Apakah ada riwayat penyakit infeksi , anemia, dan diare sebelumnya

    e) Riwayat kesehatan keluarga

    Apakah ada keluarga yang lain menderita gizi buruk

    II. Pemeriksaan fisik

    a)      Inspeksi

    • Mata : agak menonjol

    • Wajah : membulat dan sembab

    • Kepala : rambut mudah rontok dan kemerahan

    • Abdomen : perut terlihat buncit

    • kulit : adakah Crazy pavement dermatosis, keadaan turgor kulit,odema
    b) Palpasi

    Pembesaran hsti ± 1 inchi

    b)      Auskultasi

    c)       Peristaltic usus abnormal

    III. Pemeriksaan penunjang

    1. Pemeriksaan darah

    Pada pemeriksaan darah meliputi Hb, albumin, globulin, protein total, elektrolit serum, biakan darah.

    1. Pemeriksaan urine
    2. Pemeriksaan urine meliputi urine lengkap dan kulture urine
    3. Uji faal hatI
    4. EKG
    5. foto paru

    IV. Diagnosa keperawatan

    1. Pemenuhan nutrisi kurang daari kebuituhan tubuh b.d intake nutrisi tidak adekuat

    Tujuan : nutrisi klien terpenuhi dalam 2 minggu
    kriteria hasil :

    • Klien tidak muntah lagi

    • Nafsu makan kembali normal

    • Edema Berkurang /Hilang

    • BB sesuai dengan umur (berat badan ideal 10 kg tanpa edema)

    Rencana :

    1) Beri asupan makanan/minuman tinggi kalori/protein

    2) Timbang berat badan klien tiap hari

    3) Kolaborasi dengan tim medis untuk pemberian obat/vitamin/nutrisi

    4) Observasi pengawasan pemberian cairan

    2. Kerusakan integritas kulit ,perubahan nutrisi, dehidrasi

    Tujuan: Integritas kulit kembali normal.
    Kriteria hasil:

    • Gatal hilang/berkurang.

    • Kulit kembali halus, kenyal dan utuh.

    Rencana:
    • Anjurkan pada keluarga tentang pentingnya merubah posisi

    sesering mungkin.

    • Anjurkan keluarga lebih sering mengganti pakaian anak bila basah atau kotor dan kulit anak tetap kering.

    • Kolaborasi dengan dokter untuk pengobatan lebih lanjut.

    3. Kurang pengetahuan (kurang informasi tentang kondisi) , prognosi dan kebutuhan nutrisi

    Tujuan: Pengetahuan keluarga bertambah.
    Kriteria hasil:

    • Keluarga mengerti dan memahami isi penyuluhan.

    • Dapat mengulangi isi penyuluhan.

    • Mampu menerapkan isi penyuluhan di rumah sakit dan nanti

    sampai di rumah.

    Rencana:
    • Tentukan tingkat pengetahuan dan kesiapan untuk belajar.

    • Jelaskan tentang:

    – Nama penyakit anak.

    -Penyebab penyakit.

    -Akibat yang ditimbulkan.

    -Pengobatan yang dilakukan.

    • Jelaskan tentang:

    Pola makan yang betul untuk anak sesuai umurnya.

    Bahan makanan yang banyak mengandung vitamin terutama banyak mengandung protein.

    • Beri kesempatan keluarga untuk mengulangi isi penyuluhan.

    • Anjurkan keluarga untuk membawa anak kontrol di poli gizI

    setelah pulang dari rumah sakit.

    PEDIATRI

    A. Pengertian Pediatri

    Istilah Pediatri mula-mula dikenal berasal dari bahasa yunani yang berasal dari dua kata yaitu, pedos berartikan anak dan latrika berarti pengobatan. Jika dikaji menurut bahasa Indonesia pediatri berarti ilmu pengobatan untuk Anak. WHO atau nama lainnya World Health Organization merubah nama pediatri menjadi child health. Namun ditahun berikutnya, tepatnya tahun 1963 diubah menjadi ilmu kesehatan anak yaitu dikarenakan dalam ruang lingkup pediatri lebih luas cakupan ilmunya dari pada sebelumnya. Dulu ruang lingkup pediatri hanya mengobati anak-anak yang sakit namun sekarang juga mengarah ataupun mencakup hal-hal lain yang lebih luas ruang lingkupnya.

    B. Ruang Lingkup Beserta Kaitannya Terhadap Pediatri
    Pediatri sosial , pediatri sosial merupakan sebagian dari ilmu kedokteran umum, yang mengamati serta memperhatikan anak-anak yang sehat atau the social called health child ( Menurut De Haas(Leiden)), menurut konsep serta sampai dengan masa dimana anak dikatakan sebagai remaja, serta mengamati beberapa keadaan lainnya diantaranya keadaan sosial-ekonomi dan kesehatan maupun kebersihan dari lingkungan keluarga beserta lingkungan masyarakat.
    Pediatri sosial ini meliputi beberapa aspek diantaranya adalah sebagai berikut:
    • Usaha pediatri sosial dalam menganjurkan atau mengsosialisasikan dalam setiap keluarga untuk melakukan gerakan nasional keluarga berencana atau yang lebih dikenal dengan singkatan KB
    • Penilaian sosial terhadap bagian ilmu kesehatan yang berfokus terutama pada kesehatan anak-anak.
    • Keterampilan dan kebijaksanaan menghubungi orangtua atau berkomunikasi (kontak) terhadap para orang tua.
    • Etiologi sosial dari penyakit yang diderita si anak itu sendiri.
    • Mendapatkan suatu kepercayaan, sikap maupun tindakan pada masyarakat mengenai problema seputar permasalahan anak.

    Pediatri Pencegahan, dalam lingkungan pediatri pencegahan hal ini sangatlah terbatas itu dikarenakan, pencegahan yang hanya terbatas (in sensu strection) yang secara internasional telah disetujui ataupun disepakati. Untuk mendapatkan suatu kekebalan terhadap anak ini perlu dilakukan kepada anak dengan langkah disengaja, sehingga anak yang terserang infeksi tidak akan mendapatkan dampak atau pengaruh yang sangat fatal yaitu kematian ataupun menderita kecacatan. Pediatri pencegahan ini juga memilikitujuan khusus yaitu imunitas pada anaksecara individual, namun tujuan yang lebih luasnya adalah eradikasi penyakit dari suatu daerah.

    TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 0-2 TAHUN

    A. Pengertian Tumbuh Kembang Anak usia 0-2 Tahun.
    (Menurut, D.B. Jeliffe, 1994:10) Pertumbuhan ini juga bisa dikatakan sebagai bertambahnya atau proses perubahan dari sebelumnya masih seperti biasa menjadi sesuatu yang berkembang, atau juga pertumbuhan ukuran badan atau bagian-bagian yang lainnya yang diikuti dengan bertambahnya keterampilan dan daya kreatifitas anak sebagai hasil dari suatu perkembangan yang semakin lama semakin kompleks bagian-bagian tubuh beserta seluruh fungsinya.

    B. Tumbuh Kembang Anak Dari Segi Fisik, Sosial, Bahasa, Motorik, Intelektual Moral, Dan Perkembangan Kepribadian.
    Tumbuh Kembang Anak Dari Segi Fisik
    • Kenaikan suatu berat badan, pada anak dimasa 3 bulan yang pertama, mengalami kenaikan pada berat badannya yang mencapai seberat 30 gram sehari, namun pada saat si anak mencapai umur kisaran 6 bulan pertama berat badan pada sianak akan kembali meningkat sehingga bertambah menjadi 0,5 kg per setiap bulannya. Pada saat usia si anak mencapai pada bulan yang ke 5 maka berat pada anak akan meningkat seberat 2 kali lipat dari berat anak pada saat lahir. Kemudian akan meningkat 0,35-0,5 kg per bulan sampai pada saat akhir tahun yang pertama. Pada saat menginjak tahun yang ke 2 pertumbuhan berat si anak akan bertambah menjadi 0,25 kg per bulannya.
    • Gigi, Pada pertumbuhan gigi ini umumnya diawali dengan pertumbuhan gigi seri tengah yang pertama tumbuh pada usia 16-18 bulan. Kemudian sampai dengan umur yang mencapai 2 tahun,usia bayi biasanya dapat diukur secara kasar.
    • Tulang Belulang, Pada mula-mula keadaan tulang belulang bayi belum stabil atau sekuat seperti kita pada saat sekarang ini. Seperti yang kita lihat pada bagian ubun-ubun anak mula-mula memang terbuka atau belum terbentuknya tulang tempurung depan secara sempurna, namun pada saat usia anak sudah mencapai usia 18 bulan barulah keadaan tempurung depan anak akan tertutup dengan baik.
    • Ukuran Kepala, Pada saat anak baru terlahir ukuran kepala si anak mencapai, 35 cm, kemudian bertambah menjadi 1-2 cm setiap bulannya lalusampai usia 4 bulan pertama, kemudian bertambah ukurannya menjadi 5 cm pada masa sisi tahun yang pertama.
    • Pertumbuhan Otot, Pada anak-anak pertumbuhan otot sangatlah signifikan, oleh karena itu anak membutuhkan protein yang sangat banyak. Pada bayi lingkaran otot lengan atasnya sangatlah besar sekitar 10 cm ketika baru lahir, namun bertambah sehingga menjadi 16 cm pada saat berumur 12 bulan, tetapi hanya akan bertambah ukuran hanya sebesar 1 cm, pada saat 4 tahun yang berikutnya.
    • Tinggi Badan, panjang badan pada saat anak baru lahir adalah sekitar 50 cm, namun akan meningkat secara drastis sebesar 50% pada saat akhir tahun pertama sehingga panjangnya menjadi 75 cm pada tahun kedua akan meningkat menjadi dua kali lipat dari panjang badan yang sebelumnya.

    Kembang Tumbuh Anak Dari Segi Sosial.
    Tumbuh kembangnya anak dari segi sosial dapat dibagi menjadi 2 yaitu sebagai berikut:
    • Masa Bayi (sosialisasi elementer), Pada masa ini anak akan mengalaminya dalam waktu kurang lebih sekitar umur 15-18 bulan, perkembangannya tergantung dari evolusi ataupun perubahannya darikemampuan bawaannya. Seperti contoh: perilaku yang tidak baik akan mempengaruhi tingkah laku anak. Memberikan perhatian dalam segala hal apa punakan mempermudah pada alat sensorik maupun motorik emosional dalam bahasauntuk mlakukan perkembangan sosial yang akan lanjut.
    • Masa Kanak-Kanak, meniru sutu pekerjaan yang dilakukan orang tunya dapat ia lakukan pada saat si anak men capai usia sekitar 18 bulan pertama, namunhal yang ia kerjakan bersifat menentang atau melawan dari setiap reaksi dengan marah-marah ataupun dengan ribut. Mulainya bersifat dengan tegas dan susah dikendalikan yaitu mulai dirasakan pada saat anak mulai menginjak usia sekitar 2 tahun.

    Tumbuh Kembang Anak Dari segi Bahasa.
    Pertumbuhan dan perkembangan anak dalam kemampuan berbicara adalah hal yang paling pertama dilakukan oleh sang anak ketika ia masih bayi, pada saat pertama anak (bayi) akan menangis apabila ia akan meminta sesuatu, memanggil ibunya , ataupun pada saat ia sedang buang air besar ataupun hal-hal yang lainnya.
    Kemampuan anak dalam berbicara mengalami perubahan atau melewati fase-fase diantaranya:
    • 1 bulan, bayi akan menangis dengan kencangnya jika ingin meminta sesuatu, apakah ia lapar, haus atau ingin buang air oleh karena itu si Ibu harus bisa mengetahui apakah arti dari tangisan anak tersebut.
    • 3-6 bulan, bayi sudah dapat mengumpulkan kata-katanya didalam hati, dalam tipe vokal seperti bentuk kicauan burung.
    • 6-8 bulan, anak akan memadukan beberapa unsur bunyi-bunyian yang ia dengar dan akan ia adopsi menjadi sebuah maksud yang akan terselubung memiliki arti tersendiri, namun akan mempunyai maksud yang tertentu. Tetapi si anak belum mampu untuk berbicara.
    • 10-12 bulan, sudah dapat berbicara, namun hanya bisa menggunakan kata kata yang sering ia dengar dan dapat ia katakan dengan tidak lancar yaitu kata mama, papa.
    • 18 bulan, bahasa bayi dapat mencakup kosakata sekitar 300 kata hal ini membuktikan bahwa kemampuan anak dalam mengingat dan mengaplikasikannya sangatlah baik.
    • 2 tahun, pada saat umur anak 2 tahun ini anak akan mampu menyambung sekitar 2 atau 3 kata, yang akan ia kombinasikan antara kata sifat dengan kata keterangan.

    Tumbuh kembang anak dari segi Motorik
    Contoh, yang paling nyata dari tumbuh kembang anak dari segi motoriknya adalah bergerak, dalam aktifitas sehari-hari anak akan melakukan gerakan yang akan memanfaatkan semua anggota badannya, hal ini akan menunjukkan suatu bentuk kemajuan motorikkasar pada si anak, beserta gerak motorik halus. Gerakan gerakan ini menyebabkan anak pada saat usia seperti ini sangat banyak melakukan aktifitas untuk bermain oleh sebab itu dikatakan juga masa pra sekolah atau disebut masa bermain.
    • Gerakan Mata, pada saat dimasa anak berusia 2 bulan ia akan mampu menoleh untuk melihat benda-benda yang ada disekitarnya dengan menoleh kekiri atau kekanan. Kemudian di usia 4 bulan akan mampumengontrol gerakan mata dengan lebih baik.
    • Mengangkat kepala, pada usia anak ketika mencapai usia 6 bulan anak akan mencoba mengangkat bagian tubuhnya yaitu pada bagian kepala.
    • Gerakan Tangan Dan Lengan, masa menjangkau benda sudah dapat dilakukan anak pada saat usia 4 bulan, usia 6 bulan anak akan mampumenggapai serta mengambil benda-benda, dan mampu memukul-mukul sesuatu bahkan melemparkan sesuatu kepada orang lain, di masanya yang ke 9 bulan bayi akan mampu untuk menjemput ataupun ia akan mampu memetik.
    • Duduk, ini akan terjadi pada saat usia 6-7 bulan
    • Merangkak, 6-8 bulan anak akan belajar merangkak , sekitar usia 9-11 bulan akan bisa melakukannya dengan sangat baik.
    • Berdiri, usia 10 bulan anak akan mampu berdiri dengan bertumpu pada benda-benda tertentu. Barulah mampu berdiri tanpa bantuan apa pun.
    • Berjalan, 15-18 bulan anak akan mampu berjalan dengan baik diawali dengan merangkak kemudian berdiri dan berjalan dengan bertumpu pada tembok baru kemudian mampu berjalan dengan sempurna.
    Tumbuh Kembang Dari Segi Intelektual
    Hal ini akan berpengaruh besar dari lingkungannya, tetapi juga dipengaruhi dari kemampuannya yang sudah ada pada anak tersebut sejak lahir, yang kemudian akan diasah dan akan menjadi baik intelektualnya.

    Tumbuh Kembang anak Dari Segi Moral
    Yang mempengaruhi adalah keluarga. Hal ini bisa terwulud apabila:
    • Anak mampu berfikir tentang aturan menyangkut etika.
    • Prilaku anak sesua lingkungan moral.
    • Anak akan berdosa apabila melakukan sesuatu yang ia langgar.

    Tumbuh kembang anak dari kepribadian
    Dapat dikembangkan dari sikap atau didikan yang diperoleh anak dari lingkungan keluarga, masyarakat sekitarnya.

    TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 2-5 TAHUN

    A. Pengertian Anak Usia 2-5 Tahun
    Masa kanak kanak akan dicapai ketika si anak melewati masa bayi yaitu sekitar usia 2-5 tahun.
    Masa Kanak-Kanak ini akan dibagi menjadi 2 bentuk periode diantaranya adalah sebagai berikut:
    • Periode awal yaitu berumur 2-6 tahun
    • Periode akhir, pada masa periode ini lah anak akan mengalami perubahan mulai dari anak berumur 6 tahun hingga anak mengalami pematangan seksual.

    B. Perkembangan Fisik Masa Kanak-Kanak
    • Berat Badan anak, berat badan anak rata-rata setiap tahunnya bertambah 3-5 pon. Pada saat usia 6 tahun berat badan anak harus kurang 7 kali berat badan ketika anak baru lahir.
    • Tinggi Badan, Pertambahan tinggi badan yang dialami anak kira-kira 3 inci pada setiap tahunnya. Jadi ketika anak usia 6 tahun anak kira-kira mempunyai tinggi badan sekitar 46,6 inci.
    • Postur Tubuh, Postur tubuh anak akan mengalami perubahan ketika masa kanak-kanak ini akan tampak perbedaannya, seperti akan terlihat anak yang bertubuh gemuk, kurus.
    • Perbandingan Tubuh, Bentuk atau perbandingan akan nampak begitu berbeda pada anak. Karena akan terlihat dengan jelas tubuh anak ketika usia bayi dengan usia kanak-kanak.
    • Tulang Serta Otot, Tumbuh perkembangan tulang dan otot ini tergantung kalsium atau makanan yang diserap oleh si anak.
    • Gigi, Selama 4-6 bulan anak akan mengalami perkembangan yaitu dengan adanya pertumbuhan gigi.

    C. Tumbuh Kembang Anak Dari Segi Bahasa
    Pada masa anak-anak ini akan sangat berbeda dengan masa bayi karena anak akan mampu dengan cepat menghafal atau mengucapkan banyak bentuk kosakata, bahkan ia mampu menggunakan 3 ataupun 4 kata untuk kalimat yang akan ia ucapkan.

    D. Tumbuh Kembang Anak Dari Segi Sosial
    Pada masa ini anak akan melakukan hubungan atau kontak dengan orang yang ada disekitar atau lebih karena masa ini adalah masa dimana anaki akan melakukan hubungan intelektual yang sangat baik dimulai.

    E. Tumbuh Kembang Anak Dari Segi kepribadian
    Dalam kepribadian yang akan dilakukan ataupun didapat oleh anak akan sangat banyak dipengaruhi prilaku dari orang tua ataupun dari faktor lingkungan anak itu bersosialisasi dengan masyarakat seperti di sekolahan.

    F. Tumbuh Kembang Dari Segi Emosional.
    Pada masa ini emosional anak akan tidak stabil karena anak akan begitu cepat emosi dikarenakan sifat ego yang tinggi atau tidak mau mengalah apa yang ada didalam hatinya akan ia luapkan beserta emosinya tersebut.

    G. Tumbuh Kembang Anak Dari Segi Moral
    Tumbuh Kembang Moral pada saat anak sekarang akan cukup rendah karena pertumbuhan tingkat intelektual anak belum mencapai dimana anak akan dapat memahami dengan baik. Hal ini disebabkan karena anak masih didalam masa pembelajaran.

    TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 6 – 12 TAHUN

    A. Pengertian Tumbuh Kembang Anak Usia 6-12 Tahun
    Bertambah besarnya anak atau perubahan secara nyata yang terjadi pada diri anak karena mengalami perubahan yang sangat drastis ataupu cepat dalam aspek fisis akibat multifikasi sel dan bertambahnya zat interseluler, pertumbuhan tinggi anak dapat dihitung dalam satuan cm ataupun inci, sedangkan berat anak akan dapat dihitung dalam bentuk kilogram atau pound., Perkembangan yang terjadi pada anak akan mulai nampak secaranyata karena pada masa ini anak akan sangat banyak bergaul dengan teman-temannya, dan dari sinilah anak akan mulai membedakan apakah ini baik atau buruk, disinilah pola kepribadian anak akan terbentuk dengan baik.

    B. Tumbuh kembang Anak Dari Segi Fisik, Bahasa, Sosial, Motorik, Intelektual, Moral, Serta Kepribadian
     Segi fisik
    • Tinggi Badan, kenaikan tinggi badan anak akan mengalami peningkatan 2-3 inci yang rata-rata pertumbuhan tinggi anak perempuan pada saat umur seperti ini mencapai 58 inci serta anak laki-laki mencapai 57,5 inci lebih rendah daripada anak laki-laki.
    • Perbandingan Tubuh, Pada masa saat ini anak akan mengalami perubahan perbandingan namun ukuran kepala akan tetap, sedangkan ukuran leher lebih panjang, tungkai kaki lebih panjang, dahi yang akan melebar, badan akan memanjang serta akan membesar.
    • Berat Badan, Berat badan ketika anak berumur seperti ini akan bertambah seberat 3-5 pon per tahunnya. Biasanya anak laki-laki me,iliki berat badan seberat 85,5 pon sedangkan anak perempuan memiliki berat 88,5 pon.
    • Gigi, Anak akan memiliki 22 gigi tetap, keempat gigi yang terakhir itu akan tumbuh seiring usia anak dalam tahap masa remaja.

     Segi Bahasa
    • Perbendaharaan Kata, merupakan modal dasar dalam menggali atau mpun mempotensikan kemampuan dalam berkata-kata yang akan ia peroleh dilingkungan yang ada disekitarnya, karena anak akan mampu mengadopsi apakah kata- kata yang ia pergunakan itu baik ataupun tidak.
    • Kosa kata Bilangan, Dari pelajaran yang akan anak itu dapat bdari sekolah dan dibantu dari keluarga anak akan mampu mengetahui bilangan.
    • Kosa Kata Waktu, Dalam Berhubungan Dengan orang lain anak akan menggunakan kata-kata yang tepat dalam mengatakan hal yang akan berhub dengan waktu.
    • Kosa kata populer atau kata-kata makian, anak akan mempelajari kosa kata populer ini atau makian yang akan ia dapatkan dari orang yang lebih dewasa atau belajar dari apa yang ia lihat dari kehidupan atau dari televisi.
    • Kosa kata Rahasia, Anak akan mempergunakan kosakata yang kita akan dengar aneh. Itulah kosa kata rahasia yang akan digunakan anak padasaat ia berkomunikasi dengan teman sebayanya atau teman akrapnya baik tulisan ataupun secara lisan.
    • Kosa kata baik dalam cara ia berbicara, cara anak dalam berbicara saat ini sudahlah baik karena anak sudah mulai mencapai usia yang mulai beranjak kemasa remaja.

     Segi sosial
    Akhir dari mas kanak-kanak adalah masa dimana anak akan melakukan masa sosialisasi dengan teman-temannya, dengan meniru ataupun mengikuti segala aktifitas ataupun kegiatan yang dilakukan oleh teman-temannya, serta anak akan banyak melakukan kegiatan secara kelompok bahkan anak akan banyak menghabiskan waktunya bersama kelompoknya tersebut.

     Segi Motorik
    Segi motorik anak akan lebih baik dari masa-masa sebelumnya karena anak sekarang mulai banyak melakukan gerakan gerakan seluruh badan untuk menunjang aktifitas sehari-harinya. Ini dipengaruhi oleh gizi dari makanan yang ia dapat serta ia peroleh. Serta imunisasi yang ia dapat kan pada masa balita juga sangat mempengaruhinya.

     Segi Intelektual
    Segi ini akan sangat nampak pada saat anak diusia ini karena akan terlihat dimana anak yang memiliki kecerdasan yang baik maupun diatas rata-rata atau hal yang sebaliknya dibawah rata-rata ataupun bodoh.

     Segi Moral
    Pada usia 5-12 tahun kondisi moral anak akan mengalami perubahan karena, mula-mula anak akan berkata jujur apabila ia bersalah. Namun diusia ini anak mengalami perubahan moral dimana ketika ia berbuat salah atau buruk lainnya ia akan berbohong guna untuk menutupi setiap kesalahan yang ia perbuat.

     Segi Pengembangan Kepribadian
    Perkembangan pribadi anak akan mulai mempengaruhi kepribadiannya, akibat itu anak harus memperbaiki konsepdirinya karena sampai kini anak memandang dirinya dari konsep orang tua serta guru, ia akan merubah konsep tersebut sesuai keinginan yang anak itu lakukan terima, serta dapatkan dalam pergaulan.

    TUMBUH KEMBANG ANAK USIA 13-22 TAHUN

    A. Pengertian Tumbuh Kembang Anak Usia 13-22 Tahun
    Pertumbuhan merupakan suatu proses dimana anak akan melakukan perubahan yang irreversible, karena adanya tambahan substansi pada tubuh. Pertumbuhan, merupakan proses dimana ketercapainya suatu kedewasaan. Jadi tumbuh kembang memiliki arti yaitu, perubahan menuju tercapainya suatu kedewasaan. Anak yang berumur 13-22 tahun ini disebut dengan masa remaja, dalam masa ini akan terjadi perubahan yang sangat jelas dalam bentuk fisik kematangan seksual bentuk suara dan dalam bersosialisasi dengan lawan jenisnya.

    B. Tumbuh kembang Anak dari segi Fisik, Sosial, Bahasa, Motorik, Intelektual, dan Perkembangan Kepribadian
     Segi Fisik
    Periode ini akan mengalami kematangan dalam segi fisiknya, Jasmani maupun dari segi rohaninya karena telah mengalami kematangan pada sel kelenjar kelaminnya (biologis), Pada laki-laki adalah testis sedangkan pada wanita adalah ovarium, indung telur pada wanita keduanya adalah tanda kelamin primer. Sebelumnya didahului tanda kelamin sekunder. Tanda kelamin sekunder tersebuat antara lain adalah sebagai berikut:
    • Gangguan pada peredaran darah
    • Sering merasa berdebar-debar
    • Tubuh sering merasa menggigil
    • Pertumbuhan bulu atau rambut pada sekitar alat kelamin, ketiak, kumis jambang
    • Bagi para wanita akan mengalami perubahan pada bagian dada karena akan mengalami pelebaran dari ukuran semula menjadi meluas, Meluasnya bagian lemak disekitar pinggul, paha, serta perut.
    Masa pertumbuhan ini dinilai oleh mereka yang ahli sebagai sedikit melemahnya fungsi rohani peristiwa ini disebut asthenia Fungtional.

     Segi bahasa
    Masa ini anak akan menggunakan bahasa dengan benar meskipun mereka menggunakan istilah-istilah mereka tersendiri baik itu resmi, tidak resmi, bahasa nasional atau daerah.

     Segi sosial
    Masa ini mereka lebih menjunjung kata-kata persahabatan sejati namun mereka banyak menyimpan rahasinya sendiri, namun aktifitas mereka terlihat ofensif tetapi terkadang saling membantu atau mengganggu. Mereka lebih banyak mempertahankan pendapat serta ego masing-masing.

     Segi Motorik
    Masa ini remaja lebih banyak melakukan gerakan yang dapat membuat tubuh mereka ideal bahkan membuatnya menjadi menarik. Hal itu mereka lakukan dengan berbagai cara seperti olahraga serta berias diri.

     Segi Intelektual
    Intelektualnya sangat intensif sehingga kemauannya pada dunia luar sangatlah besar, sifat ini menimbulkan fungsi psikis serta rasa ingintahu, sehingga muncul dorongan untuk mencari ilmu pengetahuan.

     Segi Moral
    Moral remaja ini sangatlah rentan ia bisa meniru apa yang ia tangkap dan apa yang ia lihat sehingga butuh perhatian dari mereka yang ada disekitarnya baik keluarga dan teman-temannya.

     Segi Kepribadiannya
    Kepribadian harus dapat ia latih melalui dirinya sendiri, keluarga, maupun dari lingkungan masyarakat, jika hal itu tidak ia lakukan maka sifatnya tidak akan terkontrol, jika sifat itu terkontrol maka kepribadian pada si anak akan mampu terpupuk dengan baik

    Cha Profile

    Dara ayu kelahiran Cilacap, 31 Maret 1988 ini diberi nama Putri Ariesa Azmi. Saat ini sedang menjalani study S1 di Universitas Islam Indonesia jurusan Farmasi.

    My Calendar

    December 2016
    M T W T F S S
    « Jan    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031